Kelas 3, Semester 1
Standar
Kompetensi : Memahami sifat-sifat,
perubahan sifat benda dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kompetensi
Dasar : Mengidentifikasi sifat-sifat
benda berdasarkan pengamatan meliputi benda padat, cair, dan gas.
SIFAT-SIFAT BENDA
A. Sifat-Sifat
Benda
Benda-benda di alam semesta ini
dibagi menjadi tiga jenis, yaitu benda padat, benda cair, dan benda gas. Setiap
jenis benda mempunyai sifat yang membedakannya dari jenis benda lain. Bahkan
sesama benda padat pun mempunyai sifat yang berbeda dari benda padat
lain.
Es krim mudah sekali mencair, apalagi jika berada di bawah
terik matahari. Saat masih mengeras, es krim merupakan benda padat. Akan
tetapi, ketika kena panas, es krim berubah menjadi benda cair. Jika es krim
cair itu didinginkan, maka es krim akan mengeras kembali. Perubahan pada benda
misalnya dari benda padat menjadi cair dan sebaliknya, disebut juga perubahan
wujud
Setiap
benda mempunyai sifat yang berbeda dengan benda yang lainnya. Misalnya, sifat
meja berbeda dengan sifat cermin, sifat kain berbeda dengan sifat plastik, dan
sebagainya. Coba raba dan pegang contoh-contoh benda tersebut! Dapatkah kamu
merasakan perbedaannya? Dengan melihat, meraba, atau memegang suatu benda, kita
akan dapat mengetahui sifat-sifat suatubenda. Sifat-sifat suatu benda, antara
lain, ada yang halus, kasar, lunak, basah, bahkan ada benda yang bercahaya.
Contoh benda yang kasar, antara lain, batu, pasir, dan kulit pohon. Contoh
benda yang lunak, antara lain, pisang, lilin, dan roti. Contoh benda yang
basah, antara lain, air, es batu, dan semangka yang telah dikupas. Contoh benda
yang bercahaya, antara lain, api, matahari, dan lampu listrik yang sedang
menyala. Contoh benda yang memiliki permukaan halus, antara lain, kapas, bulu,
kain, dan kaca. Tentunya masih banyak sifat-sifat lain dari benda-benda di
sekitar kita. Coba kamu sebutkan sifat-sifat laintersebut beserta contohnya
masing-masing! Seperti telah dikemukakan sebelumnya, benda terdiri dari tiga
wujud, yaitu benda padat, cair, dan gas. Masing-masing wujud benda memiliki
sifat-sifat tertentu. Sifat-sifat tertentu tersebut dapat dilihat, di antaranya
dari bentuk dan isinya.
1.
Sifat-Sifat Benda Padat
Contoh benda yang termasuk benda padat adalah batu, kayu,
buku, uang koin, gelas, penggaris, pensil, dan penghapus. Untuk dapat
menentukan suatu benda termasuk benda padat maka kita harus mengetahui
sifat-sifat benda padat.
Sifat-sifat benda padat:
1.
Bentuknya tetap.
Artinya, jika
benda itu dipindahkan ke mana pun, bentuknya tidak akan berubah. Benda padat
seperti penggaris bila diletakkan di atas meja kemudian dipindahkan ke dalam
gelas atau mangkok maka bentuknya tetap. Jika benda itu dipindahkan ke mana
pun, besarnya selalu tetap.
2.
Menempati
ruang
Ruang merupakan
tempat dimana benda berada yang meliputi panjang, tinggi, dan lebar. Contoh sebuah
penghapus diletakkan di dalam air maka penghapus ini akan menempati ruang
sesuai dengan ukuran panjang, lebar dan tingginya.
3.
Volumenya
tetap.
Ruang yang
dibutuhkan sebuah benda disebut volume. Volume diukur dalam sentimeter kubik
(cm3) yaitu panjang x lebar x tinggi. Sebuah kotak kayu yang diletakkan di
dalam gelas kemudian dipindahkan ke dalam gelas lain yang lebih kecil akan
mempunyai volume yang tetap.
4.
Mempunyai
Berat.
Berat dalam
kehidupan sehari-hari dikenal dengan satuan kg (kilogram) dan dapat diukur
menggunakan timbangan. Sebuah buku dan batu bila ditimbang dengan timbangan
akan terlihat berapa kg beratnya. Hal ini menunjukkan bahwa benda padat
mempunyai berat.
2. Sifat-sifat benda cair.
Benda-benda cair
memiliki sifat:
1. Bentuknya
selalu berubah menyesuaikan bentuk wadahnya. Artinya, jika air dimasukkan ke
dalam botol, maka bentuknya akan seperti botol. Jika air dimasukkan ke dalam
gelas, makabentuknya akan seperti gelas. Demikian seterusnya.
2.
Volumenya
selalu tetap. Misalnya, air di dalam gelas yang memiliki volume 50 ml
dimasukkan ke dalam botol, maka volume air di dalam botol masih tetap 50 ml.
3. Bentuk permukaan benda cair yang
tenang selalu datar. Bentuk permukaan benda cair yang tenang berbeda dengan
bentuk cair yang bergejolak. Hal itu terlihat pada wadah yang tembus pandang,
walaupun wadahnya dimiringkan, permukaan benda cair yang tenang tetap datar.
Bagaimanapun cara kamu memiringkannya, permukaan benda cair yang tenang selalu
datar.
4.
Benda cair mengalir ke tempat
rendah. Hal ini dapat dilihat pada aliran air/selokan yang ada di rumahmu atau
bahkan memungkinkan pada air terjun yang mengalir deras dan jatuh melalui
tebing yang curam. Air terjun memberikan pemandangan yang menakjubkan.
5. Benda cair menekan ke segala arah.
Air mempunyai tekanan. Semakin rendah tekanan air pada tempat itu maka semakin
besar. Hal itu dapat dibuktikan dengan membuat air menjadi memancar. Pacaran
air dari tempat lebih rendah tampak lebih jauh. Itulah sebabnya tembok dalam
bendungan dibuat makin ke bawah makin tebal, hal ini untuk menahan tekanan air
yang makin besar di bagian bawah.
6. Benda cair meresap melalui
celah-celah kecil. Berbagai peristiwa meresapnya benda cair melalui celah-celah
kecil terjadi dalam kehidupan sehari-hari itu disebut kapilaritas.
Misalnya : minyak tanah meresap pada sumbu kompor atau sumbu lampu tempel.
3. Sifat-sifat Benda Gas.
Udara termasuk benda gas. Di dalam
paru-parukita terdapat udara. Bila kita hembuskan udara ke dalam sebuah balon
karet, maka balon akan menggelembung besar. Mengapa balon dapat menggelembung setelah
kita tiup? Karena udara dari paru-paru tersebut mengisi seluruh ruangan balon. Udara
di dalam pompa, bentuknya seperti pompa dan volumenya sebesar volume pompa.
Bila udara di dalam pompa kita pompakan ke dalam ban sepeda, maka udara
tersebut akan berubah bentuk seperti ban sepeda.Udara di dalam botol, bentuknya
seperti botol dan volumenya sebesar volume botol. Bila air kita masukkan ke
dalam botol, maka udara yang berada di dalamnya akan terdesak keluar dan
bergabung dengan udara sekitar. Berbentuk seperti apakah udara di dalam kamar
tidur kita, di dalam bola sepak, di dalam perahu karet, atau di dalam
benda-benda yang lain.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat
diketahui bahwa udara atau benda gas mempunyai sifat-sifat, sebagai berikut:
1.
Bentuk
benda gas selalu berubah sesuai dengan bentuk wadahnya. Artinya, bila udara
berada di dalam botol, maka bentuk udara tersebut akan seperti botol.
2.
Volume
benda gas selalu berubah dan memenuhi ruangan yang ditempatinya. Artinya, bila udara
berada di dalam botol, maka volume udara tersebut akan sama dengan volume
botol.
3.
Benda gas mengisi seluruh ruangan
yang ditempatinya. Saat kita meniup balon, kita memasukkan udara ke dalam
balon. Semakin kuat kita meniupnya, maka semakin banyak udara yang kita
masukkan ke dalam balon. Akibat tiupan itu, balon mengembang. Udara mengisi
seluruh ruang dalam balon. Hal ini berarti benda gas mengisi seluruh ruangan
yang ditempatinya.
4.
Benda gas menekan ke segala arah.
Balon dan kantong plastik mengembang ke seluruh bagian jika ditiup. Hal ini
menunjukkan bahwa udara menekan ke segala arah.
5.
Benda gas terdapat di segala tempat.
Benda gas yang selalu ada di sekitar kita adalah udara. Di semua tempat ada
udara. Bahkan wadah yang terlihat kosong pun ternyata berisi udara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar