Kelas 6, semester 1
Standar
Kompetensi : Mengungkapkan pikiran,
perasaan, dan informasi secara tertulis dalam bentuk formulir, ringkasan,
dialog, dan parafhrase.
Kompeensi
Dasar : Membuat ringkasan dari
teks yang dibaca atau yang didengar.
MEMBUAT RINGKASAN TEKS
Kamu
sering membuat ringkasan, bukan? Apa yang kamu ketahui tentang ringkasan? Ringkasan
adalah penyajian suatu karangan yang panjang
dalam bentuk yang singkat. Dengan kata lain, ringkasan
adalah suatu bentuk penyajian yang singkat dari
suatu karangan asli. Dalam membuat ringkasan, hendaknya kamu tetap
mempertahankan urutan isi. Penulis ringkasan juga harus berbicara dalam suara
pengarang asli. Oleh sebab itu, tidak boleh memulai ringkasan dengan
mengatakan, “Dalam karangan ini pengarang berkata ...”, dan sebagainya. Jadi,
kamu harus langsung membuat ringkasannya. Tujuan membuat ringkasan adalah untuk
memahami dan mengetahui isi sebuah karangan. Untuk dapat membuat ringkasan,
hendaknya kita membaca karangan yang akan diringkas dengan cermat.
Adapun
cara membuat ringkasan adalah sebagai berikut.
1.
Membaca naskah asli seluruhnya secara
berulang-ulang.
2.
Mencatat gagasan-gagasan utama.
3.
Menyusun ringkasan berdasarkan gagasan-gagasan
utama tersebut.
4.
Memperhatikan ketentuan-ketentuan tambahan
sebagai berikut.
a.
Ringkasan hendaknya disusun dalam kalimat
tunggal dan hindari kalimat majemuk.
b.
Buang semua keterangan (jika mungkin).
c.
Pertahankan susunan gagasan asli.
Sekarang bacalah bacaan berikut!
Program Listrik Tenaga Surya
Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan
Penerapan Teknologi (BPPT) akan mengembangkan energi listrik tenaga surya untuk
menyukseskan program hemat energi. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri
Negara Riset dan Teknologi (Menristek), Kusmayanto Kadiman pada peresmian
sistem Photovoltaic Grid Connected
di Jakarta, Sabtu 6 Agustus lalu.
Menurut Menristek, jika sistem listrik tenaga surya nanti terlaksana, gedung
pemerintah dan rumah penduduk di seluruh Indonesia memasang system photovoltaic grid connected pada atap
untuk pembangkit listrik dari sinar matahari, juga di sepanjang jalan-jalan
raya. Menristek merasa optimis program tersebut dapat terwujud, karena sistem
pembangkit listrik tenaga surya sebenarnya telah diterapkan di Indonesia, yakni
Solar Home System (SHS) untuk pedesaan atau kepulauan yang belum terjangkau jaringan
listrik PLN.
Dengan membaca berulang-ulang berita di atas, dapat diketahui
gagasan-gagasan utamanya sebagai berikut:
a.
Pemerintah Indonesia bekerja sama
dengan BPPT akan mengembangkan energy
listrik tenaga surya.
b.
Menristek optimis program tersebut
dapat terwujud.
Berdasarkan gagasan-gagasan utama tersebut dapat dibuat
ringkasannya sebagai berikut.
Program Listrik Tenaga Surya
Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan BPPT akan mengembangkan energy
listrik tenaga surya. Hal itu dilakukan untuk menyukseskan program hemat
energi. Pernyataan itu disampaikan Menristek, Kusmayanto Kadiman di Jakarta,
Sabtu, 7 Agustus 2005.
Menristek optimis akan keberhasilan program tersebut karena sistem
pembangkit listrik tenaga surya telah diterapkan di Indonesia. Penerapan
tersebut, yaitu Solar Home System (SHS) untuk pedesaan atau kepulauan yang belum terjangkau jaringan
listrik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar